Sunday, May 22, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Daftar Forum Diskusi Terpopuler

Daftar Forum Diskusi Terpopuler

Wednesday, March 16, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Mencintai dan di cintai

CINTA MENCINTAI

Ketika kita mencintai sesuatu kita akan berkorban untuk sesuatu tersebut, dengan senang hati.

Ketika kita mengingikan mendapatkan gelar akademis ataupun sebuah pekerjaan untuk masa depan kita, masa depan suami atau istri dan anak-anak kita, untuk kehidupan kita dan keluarga kita, kita akan mengorbankan banyak hal, seperti waktu yang kita miliki, harta benda kita, energi kita, dan seterusnya. Kita terus berkorban dan berjuang untuk sesuatu yang kita inginkan atau kita cintai tersebut. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut.


Kita mencintai orang tua, suami atau istri, dan anak kita, serta saudara kita misalnya. Ketika anak kita mengalami suatu kecelakaan dan membutuhkan banyak darah, kita pun dengan senang hati untuk mendonorkan darah kita. Ketika orang tua kita membutuhkan mata, kita pun sebagai anak-anaknya dengan rela memberikan mata kita. Ketika suami atau istri kita didiagnosa dan membutuhkan ginjal, kita pun ikhlas menjadi orang pertama yang akan memberikan ginjal kita. Pengorbanan terlahir otomatis begitu saja seiring dengan rasa cinta yang kita miliki, dengan rasa senang hati dan rela. Aku harap demikian pengorbanan kita atas apa yang kita cintai. Atau kita masih berpikir ribuan kali untuk memberikan darah, mata, ataupun ginjal kita bagi orang tua atau keluarga kita? Semoga saja tidak.

Dari Anas bin Malik ra, Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Tidak sempurna iman seseorang diantara kalian hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri". (HR Bukhari dan Muslim)

Pertanyaannya sekarang, apa yang telah kita korbankan untuk agama kita, Islam, untuk Allah dan Rasul saw? Bukankah kita menyatakan bahwa kita cinta Islam, kita cinta Allah dan Rasul?
Banyak kan kita temukan di profile Facebook teman-teman kita atau bahkan profile Facebook kita menuliskan "I Love Islam", "I Love Allah", dan "I Love Muhammad saw"? Bagaimana pengorbanan kita? Jangan-jangan kita hanya ngomong doank. Jangan-jangan nih, antara lisan, hati, dan perbuatan kita tidak sejalan. Na'udzubillah.

Allah berfirman, "Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan sebelum kamu menafkahkan apa yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya." (QS Ali Imran : 92)

Subhanallah, sampai demikian Islam mengatur tentang pengorbanan. Itulah pengorbanan yang sesungguhnya. "Memberikan apa yang kita cintai." Padahal seringkali pula kita tidak ikhlas ketika memberikan sesuatu yang tidak kita cintai.

Bukankah seorang sahabat Anshor, Sa'ad bin Rabi', menawarkan salah satu istrinya untuk dinikahkan dengan Abdurrahman bin Auf? Bukankah Umar ra memberikan separuh hartanya di jalan Allah? Bukankah Abu Bakar menafkahkan seluruh hartanya untuk Islam? Subhanallah. Kadang kita pikir pengorbanan para sahabat Rasul, subhanallah, seolah-olah mustahil. Tapi itulah kenyataannya.

Kemudian, bagaimana dengan pengorbanan kita? Demikian percaya dirinya kita bahwa kita adalah salah satu penghuni surga Allah. Perjuangan masih begitu panjang, Akhy, Ukhty.

Pengorbanan juga merupakan salah satu karakter spesifik orang-orang yang bertaqwa, orang-orang akan diberikan ampunan dan surga Allah SWT.
Di dalam surat Ali Imran ayat 133dan 134 Allah SWT berfirman, "Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan apa yang dimiliki, baik di waktu lapang maupun sempit."

Pada ayat tersebut Allah SWT tidak spesifik menyebutkan apa yang harus kita nafkahkan. Tidak terbatas harta semata. Banyak hal yang dapat kita nafkahkan di jalan Allah selain harta, seperti waktu yang kita miliki, energi kita, ide kita, semangat kita, dan seterusnya, bahkan di saat keadaan sempit. Subhanallah. Kita dapat berangkat dari hal-hal yang dekat dengan diri kita dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini kepada diri kita. Berapa waktu yang kita gunakan untuk membaca, mempelajari, dan memahami Al Qur'an setiap harinya? 3 jam? 1 jam? 5 menit? Ayo Akhy, Ukhty, kita bisa mengerjakan hal-hal kehidupan dunia bahkan hal-hal yang tidak memberikan manfaat selama berjam-jam. Janganlah kita lupa untuk kehidupan yang sesungguhnya, yaitu akhirat. Kita bisa, aku yakin! Sangat yakin! Jangan mengandalkan diri kita sendiri, Wahai Saudaraku. Mintalah kesabaran dan kekuatan kepada Allah SWT agar kita dapat melaksanakan apa-apa yang Allah SWT perintahkan. Kita bisa, insyaAllah!

"Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cinta kepada Allah." (QS Al Baqarah : 165)

Menutup tulisan ini dengan perkataan Ibnul Qayyim al Jauziyyah. Beliau mengatakan, "Jika kamu ingin tahu seberapa besar cinta Allah padamu, maka lihatlah cintamu kepada Al Qur'an di hatimu."



moga kita selalu di beri cinta oleh allah ya...

Friday, March 11, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Bersyukur Atas Karunianya


Arini masa tgh bawa kete stuck dalam jammed..pikiran aku merewang jauh..Mengenang kembali perjalanan hidupku..Alhamdullilah..aku bersyukur..teramat2 bersyukur..Sesungguhnya Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang..Aku sentiasa dapat apa yang aku inginkan..Syukur..aku sentiasa mendapat pertolongan dari-Nya..walau ader sedikit luka ttp Allah memberikan seribu kebahagian dengan pulangan yang tidak terhingga..Setiap yang berlaku mmg ader hikmahnya..Aku bahagia dgn sedikit luka itu kerna dgn itu aku belajar ttg hidup..xsemua sempurna seperti yang kita rancang..tp kerna luka itu gak aku mampu bangun dan terus tabah utk hadapi sebarang kemungkinan..Terima Kasih Allah..Engkau sentiasa menunjukkan aku Jalan-MU..Walau kadangkala aku sering juga melupakanMu namun Engkau xpernah melupakan aku..Engkau Maha berkuasa di atas segala-galanya..mmg aku ni nakal skit tp Engkau mengajar aku dgn menghantar ujian-ujianMu yang sentiasa akan membuatku kembali mengingatiMU..Syukur atas nikmat kurniaanMu..Moga aku sentiasa d bawah lindungan kasihMu..Langkahku takmungkin dapat membeli syurgaMu tetapi syukurku semoga mendapat RahmatNya..Aku umpama si Hina papa, walau sejuta langkahku, belum tentu dapat membayar kasihMu..sembahku dalam penghambaan menuju cinta-Nya..AMIN

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Kebahagiaan....

Lama gak aku termenung memikirkan slot kebahagiaan yang ingin aku perkatakan..kalu dulu aku merasakan bahagia itu perlu d cari tetapi setelah ku lalui semuanya jelas sekali..bahagia itu sentiasa ader d mana2..bahagia itu boleh d cipta..setiap org bahagia mengikut cara yg tersendiri..
Macam seorg sahabatku ini..sering melihat dia menangis dan terseksa kerna insan tersayang..entah naper aku dapat rasakan kebahagiaannya d sebalik air mata itu..mungkin btol ader yang sanggup memilih derita hanya dapat bersama dgn yg tersayang..persoalan yang sukar d jawab..kadang2 waras akal ku berkata..mestikah cinta itu membawa derita, mestikah aku turut merasai nya??sanggupkah aku dkhianati?sanggupkah aku diduakan??sanggupkah aku melukakan hati org yang tersyg hanya utk bersama cinta..sukar dan amat sukar kujawab..
Perit sekali apabila diri dicurangi. Perasaan itu bagaikan menusuk seluruh jiwa dan raga. Hati pula, tertanya-tanya mengapakah harus ianya terjadi. Hanya mereka yang pernah dicurangi bisa merasakan perasaan itu, bisa memahami segalanya. Sehinggakan ada yang nekad untuk membalas dendam, dan membunuh diri serta melakukan pekara yang dilarang agama.
Mengapakah mereka, sanggup melakukan kecurangan? Sedangkan mereka mempunyai akal dan fikiran untuk membezakan apa yang baik dan tidak. Tidakkah mereka takut akan pembalasan? Sungguh meyedihkan kerana wujudnya manusia sebegini.Lupakah mereka pada karma..setiap yg wujud ada balasannya..Cuma kuharap manusia yang hanya tahu mencipta kecurangan sedar akan permata yang berkilauan d matanya..Jangan tersalah memilih kaca kerna kamu juga akan rasa sakitnya nanti..
Bagi aku, aku sedar akan kebahagiaan yg cuba kukejar hanyalah mainan mimpi semata2..terima kasih pd insan yg bernama 'Q'..kerna dia, aku mula membuka mataku..membuka mata hatiku..Q banyak membantu aku tanpa dia sendiri sedar..Aku bisa menghadapi dunia setelah tersungkur kerna mainan mimpi..Sesungguhnya kamu insan yang membuka mataku ttg kebenaran dan kepalsuan cinta yng cuba kukejar..Kalau lah aku dapat memutar kembali masa, aku xkan biarkan cinta mnelukai hatiku sedalam ini..Aku harus pandang kehadapan dan aku harap kan mereka yang menyayangiku sentiasa bahagia dgn cara mereka tersendiri..Kebahagiaan terletak d tangan kita sendiri...Kita yang bisa mencipta dan memilihnya..

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Kiranya Lelaki Tahu...

1. Bila sorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak menitiskan airmata,itu bermakna dia sedang menangis di dalam hatinya.

2. Bila dia tidak menghiraukan kamu selepas kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia masa untuk menenangkan hatinya semula sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.

3. Wanita sukar nak cari benda yang dia benci tentang orang yang
paling dia sayang(sebab itu ramai wanita yang patah hati bila hubungan itu putus di tengah jalan).


4. Sekiranya sorang wanita jatuh cinta dengan sorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di fikirannya walaupun ketika dia sedang keluar dengan lelaki lain.

5. Bila lelaki yang dia suka dan cinta merenung tajam ke dalam
matanya,dia akan cair seperti coklat!!


6. Wanita memang sukakan pujian tetapi selalu tidak tau macam mana
nak menerima pujian.

7. Jika kamu tidak suka dengan gadis yang sukakan kamu separuh
mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan berkasar sebab ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia dah buat keputusan,dia akan lakukan apa saja.


8. Sekiranya sorang gadis mula menjauhkan diri darimu selepas kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Sekiranya kamu masih ingin menganggap dia sorang kawan,cubalah tegur dia perlahan-lahan.

9. Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa.Muzik,puisi, lukisan
dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.


10. Jangan sesekali beritahu perempuan yang mereka ni langsung tak
berguna.

11. Bersikap terlalu serius boleh mematikan mood wanita.

12. Bila pertama kali lelaki yang dicintainya dalam diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telefon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebaik saja ganggang diletakkan,dia akan menjerit kesukaan dan tak sampai sepuluh minit,semua rakan-rakannya akan tahu berita tersebut.

13. Sekuntum senyuman memberi seribu erti bagi wanita.Jadi jangan
senyum sebarangan.


14. Jika kamu menyukai sorang wanita,cubalah mulakan dengan Persahabatan. Kemudian biarkan dia mengenalimu dengan lebih mendalam.

15. Jika sorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu
ajak keluar,tinggalkan dia sebab dia memang tak berminat denganmu.


16. Tetapi jika dalam masa yang sama dia menghubungimu atau menunggu
panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.

17. Jangan sesekali mengagak apa yang dirasakannya. Tanya dia
sendiri!!


18. Selepas sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering tertanya-tanya kenapalah aku tak jumpa lelaki ini lebih awal.

19. Kalau kamu masih tercari-cari cara yang paling romantik untuk
memikat hati sorang gadis,cubalah rajin-rajinkan tangan menyelak buku-buku cinta.


20. Bila setiap kali gambar kelas keluar,benda pertama yang dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.

21. Bekas teman lelaki akan sentiasa ada di fikirannya tetapi lelaki
yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa iaitu di hatinya!!


22. Satu ucapan 'Hi' sahaja sudah cukup menceriakan harinya.

23. Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.

24. Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata nak tackle kawan mereka yang paling cantik.

25. Cinta bermaksud kesetiaan, ambil berat, jujur dan kebahagiaan
tanpa sebarang kompromi.


26. Semua wanita mahukan sorang lelaki yang cintakan mereka sepenuh hati..

27. Senjata wanita adalah airmata!!

28. Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya mengadakan surprise buatnya(hadiah, bunga atau sekadar kad ucapan romantis).Mereka akan rasa terharu dan merasakan bahawa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.

29. Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang ambil berat tentang
mereka dan baik terhadapnya. So,kalau nak memikat wanita pandai-pandailah. ..


30. Sebenarnya mudah mengambil hati wanita kerana apa yang dia mahu
hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa."

Saturday, March 5, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Indah nya kata cinta

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah...

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Kemurnian Cinta Dan Kepasrahan Pada-Nya “Dari Hati Untuk Jiwa”

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh


    AMIN ya robbal'alamin

Thursday, March 3, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>
Di sebuah rumah di Jazirah Arab 1400 tahun yang lampau:

Abdullah bin Abu Bakar RA baru saja melangsungkan pernikahan dengan Atikah binti Zaid, seorang wanita cantik rupawan dan berbudi luhur. Dia seorang wanita berakhlak mulia, berfikiran cemerlang dan berkedudukan tinggi. Sudah tentu Abdullah amat mencintai istri yang sangat sempurna menurut pandangan manusia.

Pada suatu hari, ayahnya Abu Bakar RA lewat di rumah Abdullah untuk pergi bersama-sama untuk sholat berjamaah di masjid. Namun apabila beliau mendapati anaknya sedang bermesraan dengan Atikah dengan lembut dan romantis sekali, beliau membatalkan niatnya dan meneruskan perjalanan ke masjid.

Setelah selesai menunaikan sholat Abu Bakar RA sekali lagi melalui jalan di rumah anaknya. Alangkah kesalnya Abu Bakar RA saat beliau mendapati anaknya masih bersenda gurau dengan istrinya sebagaimana sebelum beliau menunaikan sholat di masjid. Kemudian Abu Bakar RA segera memanggil Abdullah, lalu bertanya :

”Wahai Abdullah, adakah kamu sholat berjemaah?”

Tanpa berhujjah panjang Abu Bakar berkata :

“Wahai Abdullah, Atikah telah melalaikan kamu dari kehidupan dan pandangan hidup malah dia juga telah melupakan kamu dari sholat fardhu, ceraikanlah dia!”

Demikianlah perintah Abu Bakar kepada Abdullah. Suatu perintah ketika Abu bakar mendapati anaknya melalaikan hak Allah. Ketika beliau mendapati Abdullah mulai sibuk dengan istrinya yang cantik. Ketika beliau melihat Abdullah terpesona keindahan dunia sehingga menyebabkan semangat juangnya semakin luntur.
Lalu bagaimana tanggapan Abdullah? Tanpa membuat dalih, Abdullah terus mengikuti perintah ayahandanya dan menceraikan istri yang cantik dan amat dicintainya. Subhanallah!!!

Dari kisah di atas, marilah kita sama-sama bertafakkur tentang hakikat dan bagaimana cinta sejati, tulus dan suci itu sebenarnya. Sesungguhnya perjalanan hidup manusia akan senantiasa dipenuhi dengan warna-warna cinta. Bahkan kita dapat ungkapkan bahwa kehadiran manusia di muka bumi ini disebabkan Allah SWT meletakkan sebuah perasaan di dalam jiwa manusia, dan dia adalah cinta.

Sebaliknya cinta juga mampu melahirkan pribadi-pribadi yang mengagumkan.
Pribadi yang tak takut kehilangan suatu apa pun walau ia amat cinta pada sesuatu.
Namun kerena cinta yang hadir dipenuhi dengan nuansa keimanan, maka mereka rela mengorbankan apa saja yang mereka amat cintai demi memperoleh keridhaan Dzat Pemberi cinta.

Jiwa mereka tidak gundah gulana hanya kerena kehilangan cinta duniawi karena Allah sebagai Dzat pemberi ketenteraman pribadi-pribadi taat ini amat menyadari bahwa cinta hanyalah sebagai sarana mencapai tujuan.
Mereka yakin kenikmatan cinta tak ada artinya tanpa ada restu Allah sebagai Pemberi cinta. Maka yang mereka cari adalah ridha dan cinta kasih Allah, bukan cinta yang bersifat sementara.

Kisah Abdullah putera Abu Bakar RA menjadi contoh kematangan pemuda yang mengenal arti cinta. Bayangkan!! Dia memiliki isteri yang amat cantik, berakhlak mulia, berkedudukan tinggi dan berharta. Namun saat ayahandanya memerintahkan untuk menceraikan isterinya, dengan alasan isterinya telah melalaikan Abdullah dalam menunaikan hak Allah seterusnya akan membuat Abdullah lalai dari berjihad di jalan Allah. Maka apa reaksi Abdullah? Tidak!! Abdullah tidak marah langsung pada ayahnya. Atau berusaha mengambil pedang dan ingin memenggal kepala si ayah yang berusaha memisahkan jalinan cinta yang memang sudah sah itu. Sekali lagi tidak!! Pemuda yang bernama Abdullah melihat perintah itu dengan kacamata cinta yang diberikan Allah. Ia rela menceraikan isteri yang dicintainya demi mempererat hubungan cinta dengan Allah. Subhanallah.. Masih adakah pemuda-pemuda seperti peribadi Abdullah di zaman globalisasi kini?

Begitulah cinta....
Ia mampu melambungkan manusia pada derajat kemuliaan yang tak terhingga....
Manakala frekuensi atau gelombang cintanya juga sudah selaras dengan frekuensi atau gelombang cinta yang Allah kehendaki....
Semuanya akan senada seirama, tak ada dengung sumbang, tak ada nada ternoda.... Demikian indah dan asli irama cinta sejati....

Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan dihiasi dengan cinta dan kasih sayang yang memperhalus hati memperindah kehidupan, tetapi cinta ini pula yang tak jarang membuat orang dililit nestapa duka lara bahkan berperilaku hina dan nista..

Cinta manakah yang benar benar membawa berkah?

Cinta yang membawa berkah adalah cinta yang dibalut karena hati takut kepada Allah semata,

Sedangkan cinta yang membawa nista adalah cinta yang berbaur hanya dengan nafsu syahwat belaka..

Oleh karena itu keindahan cinta akan terasa jikalau ijab qobul menjadi pengokoh cinta di jalan yang Allah ridhoi..

Saudara/i-ku waspadalah terhadap cinta yang tidak diridhoi oleh Allah dan pilihlah cinta yang disukai yang membawa kepada rahmat dan kemuliaan di sisi Allah..

Tuhan dulu pernah aku menagih simpati kepada manusia yang apa jiwa buntu, lalu terlilitlah aku dilorong gelisah, luka hati yang berdarah kini jadi kian parah, semalam sudah sampe kepenghujungnya, kisah seribu duka kuharap sudah berlalu.. tak ingin lagi ku ulangi kembali, kerap dosa yang mengiris hati..

Tuhan dosaku menggunung tinggi tapi rohmatMu melangit luas, harga selautan syukurku hanyalah setitik nikmatMu di bumi..

Tuhan walau tobat sering kumungkir, namun pengampunanMu tak pernah bertepi, bila selangkah ku rapat padaMu, seribu langkah Kau rapat pada ku



trimakasih atas segala yang telah engkau berikan pada hambamu ini dan teman ham yang selalu minta  perlindungan rahmat mu.......amiiin!!!

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Berbagi Keindahan Cinta

Manusia dalam dirinya di anugerahi rasa cinta. Cinta inilah yang memberikan manusia daya hidup dan perjuangan. Dengan cinta, manusia membangun keharmonian hidup bersama manusia lainnya. Dengan cinta, manusia membina hubungan rumah tangga. Bolehkah dibayangkan bagaimana membangun keluarga tanpa cinta, maka yang timbul adalah kegundahan dan kegelisahan. Dengan cinta pula, manusia mengabdi kepada Tuhannya.
Manusia yang hidup tanpa memiliki rasa cinta, maka hidupnya di penuhi benci dan dendam. Manusia tanpa rasa cinta, maka yang muncul adalah keegoan. Dengan cinta, manusia dapat melangsungkan hidup dengan kegembiraan dan kepuasan. Cintalah yang memberikan tenaga pada manusia untuk melaksanakan tujuan hidupnya. Cinta pula yang memberikan ghairah dan semangat hidup pada manusia.
Namun dengan cinta pula, manusia dapat terjerumus dalam lembah kenistaan, iaitu ketika manusia cinta dunia dan kekuasaan. Cinta dunia inilah yang membawa manusia pada titik nadir kemanusiaan, manusia kehilangan spiritualiti kerana cinta pada kebendaan. Manusia kehilangan ruh kemanusiaannya menjadi seperti haiwan, kerana manusia telah teramat cinta pada kebutuhan jasmani semata, maka manusia seperti ini bagaikan binatang. Ia hanya mengumbar syahwat jasmani saja, inilah yang terdapat pada haiwan. Cinta pada kekuasaan membawa manusia pada tirani bagi manusia lain.Tidak tertebar lagi rasa cinta lagi pada manusia, yang ada adalah nafsu berkuasa.
Sesungguhnya cinta manusia dapat dibagi menjadi dua: “cinta sejati” (‘isyq haqiqi), atau cinta pada Tuhan; dan “cinta tiruan” (‘isyq majazi), atau cinta terhadap segala lain-Nya. Tapi, dalam pengujian yang lebih dekat, orang melihat semua cinta sesungguhnya adalah cinta pada Tuhan, kerana segala sesuatu adalah pantulan dan bayang-bayang-Nya. Sedangkan, adanya perbezaan antara dua jenis cinta tersebut lantaran orang memahami yang ada hanyalah Tuhan dan cinta untuk-Nya semata. Sedangkan cinta pada yang lainnya, kerana meyakini adanya keterlepasan eksistensi dari-Nya atas segala objek keinginan yang dicintai, dan tidak mengarahkan pada hubungan cinta terhadap-Nya.
Padahal cinta kepada yang selain-Nya tapi berasal dari-Nya, akan membawa orang kepada-Nya. Setiap objek keinginan dari orang perorangan akan menunjukkan kepalsuannya, dan orang akan mengalihkan cintanya. Namun, bagaimanapun juga setiap hasrat (cinta) tidak akan menemukan Kekasih Sejati kecuali setelah kematian, manakala ia sudah terlambat untuk menutup jurang keterpisahan. Pada saat itu, sesal kemudian tidak berguna, kerana dalam hidupnya, manusia seperti ini telah memberikan cintanya pada selain Tuhan. Bagi seorang Sufi, hanya ada satu Yang Tercinta; dia melihat bahawa semua cinta “palsu”, beku dan tidak nyata selain kepada Tuhan.
Dalam konteks ini, Rûmî menerangkan hakikat keindahan cinta sejati secara ringkas dan jelas: Keindahan adalah setetes air yang berasal dari Lautan yang tak berbatas, atau sebuah cahaya yang memantul pada dinding. Semua keindahan berasal dari dunia lain, yang ada di sini hanyalah kesementaraan dan pinjaman. Keindahan yang sesungguhnya hanya ada pada Tuhan.
Seperti juga yang diungkapan Rûmî: Keindahan wang palsu itu adalah sesuatu yang terpinjam, di balik kecantikannya tersimpan kepalsuannya.
Dari perkataan Rûmî bahawa cinta pada kecantikan dunia merupakan cinta palsu. Cinta seperti ini hanya menghasilkan tujuan semu bagi manusia. Jika manusia mengejar dunia, manusia seperti mengejar fatamorgana, yang jika dikejar maka ia tidak akan pernah terpegang. Kerana akan menghilang begitu kita sampai di dekatnya. Begitu juga dengan cinta manusia pada dunia, manusia tidak akan pernah puas untuk terus memperbanyak harta dunia.
Sebuah syair yang diungkapkan oleh Rûmî yang menggambarkan tentang cinta dunia berbunyi:
Manusia merasakan cinta, derita, rasa sakit, dan segala hasrat yang seandainya sekalipun seratus dunia telah menjadi miliknya, ia tetap terus mencari, tidak pernah istirehat atau merasakan ketenangan. Orang-orang seperti ini menyibukkan diri sepenuhnya dengan segala kemampuan,keahlian, dan kedudukan; mereka mempelajari astronomi, ubat-ubatan, dan lain sebagainya, tapi mereka tidak pernah memperoleh rasa tenteram, sebab tujuan mereka belum tercapai. Adapun Yang Tercinta, bagaimanapun juga, adalah “ketenteraman hati,” kerana hati mencapai tujuan melalui-Nya. Maka, bagaimana mungkin ia menemukan ketenteraman dan kedamaian melalui yang lain?
Inilah keindahan yang menimbulkan cinta palsu adalah dunia ini. Pada kecantikannya terdapat kepalsuannya. Jadi jika manusia ingin mendapatkan cinta sejati ialah cinta pada Tuhan, yang telah memberikan cinta dan keindahan itu. Manusia tidak terpesona oleh keindahan pantulan-Nya yaitu keindahan dunia ini. Dalam sebuah syairnya Rûmî juga berujar:
Cinta adalah Sifat Tuhan, yang tidak membutuhkan apapun, cinta pada selain-Nya adalah palsu.
Tuhan adalah mata air cinta, sebagaimana Dia adalah sumber segala yang ada. Tapi apa makna “Tuhan adalah Cinta “? Kenyataan bahawa begitu banyak ayat al-Quran menyatakan Cinta adalah Sifat Tuhan. Kerananya, sering disebut-sebut dalam Kitab Suci itu, Tuhan “mencintai” sesuatu. Para Sufi biasa mengutip ayat berikut ini, yang berbicara tentang hubungan hierarki antara Cinta Tuhan kepada manusia kepada-Nya, yang terakhir bermuara dari yang pertama:
“Tuhan akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang Mukmin, dan keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan-Nya dan tidak risau oleh celaan orang-orang yang suka mencela” – al-Maidah: 54
Kecintaan manusia pada Tuhannya merupakan cinta sejati. Sedangkan kecintaan manusia pada dunia merupakan cinta tiruan. Jika manusia lebih mencintai dunia, maka ia sebenarnya telah mendekatkan dirinya pada jurang kehancuran. Manusia telah membuang percuma waktu di dunia untuk mencinta yang palsu dan tidak hakiki.
Menurut Husain Mazhahiri ada lima ciri orang cinta pada dunia. Pertama, keadaan mewah. Hal ini menunjukkan tenggelamnya seseorang dalam kecintaan kepada dunia. Keadaan ini jika sampai menguasai manusia, maka ia akan mendorongnya untuk bersikap zalim dan angkuh, dan kemudian manusia itu akan mendapatkan kecelakaan dan kehancuran. Keadaan mewah menyebabkan yang bersangkutan tenggelam dalam syahwat dan kenikmatan-kenikmatan duniawi, yang pada akhirnya mengiringnya menuju sikap lalim dan mendustakan para Nabi. Allah berfirman: “Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, kerana dia melihat dirinya serba cukup.” – al-‘Alaq:6
Ciri kedua ialah sikap berlebih-lebihan dan membazir. Mereka yang berlebih-lebihan dan bergaya hidup mewah, ialah orang-orang yang tenggelam dalam kecintaan kepada dunia. Al-Quran al-Karim mencela mereka dengan keras dan menyifati mereka sebagai saudara-saudara syaitan. “Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan hal-hal yang berlebihan (mubazir), mereka adalah saudara-saudara setan.” al-Isra:27
Sedangkan yang ketiga adalah ketergantungan hati kepada hal-hal duniawi yang bersifat mubah. Yakni manusia tergantung kepada harta, makan, kenyamanan, seks, dan sebagainya. Salah satu contoh ketergantungan kepada dunia ialah merokok. Merokok berbahaya bagi kesihatan badan, begitu juga bagi kesihatan ruhani dan keselamatan masyarakat. Dengan melepaskan ketergantungan dari hal-hal duniawi yang bersifat mubah, maka ia telah menjadi orang yang mampu mengendalikan dirinya. Pengendalian diri merupakan penyangga dari terjerumus pada dosa.
Dengan mengendalikan diri dari kecintaan terhadap dunia akan membawa manusia pada nilai-nilai kecintaan sejati. Sebuah cinta sejati pada Tuhan. Sedangkan kecintaan manusia pada dunia ini merupakan cinta palsu, cinta yang tidak abadi. Jika manusia sepanjang hidupnya hanya memikirkan kecintaan pada dunia sesungguhnya hidup manusia adalah sia-sia belaka. Kerana apa yang dikejarnya merupakan fatamorgana.
Manusia yang ingin mendapat keindahan cinta, kebahagian hakiki, dan keselamatan abadi, maka manusia harus memberikan cintanya pada yang Maha Indah, Maha Hakiki dan Maha Abadi iaitu Allah. Dengan kecintaan pada Tuhan ini, manusia akan mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan hidup yang hakiki, kerana manusia telah mencintai yang memang patut dicintai.Semoga kita tidak salah menaroh cinta ya....

Sunday, February 27, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Kehidupan yang hakiki

hidup ini bagai kan lampu didinding,yang menyinari di malam hari.
kalau minyaknya habis dia kan padam sendiri.
begitu juga dengan kehidupan manusia,sekuat apa pun kita itu semua tiada gunanya kalau waktu nya sudahtiba.dan sebab itu marilah kita manfa'at kan waktu yang masih diberi.untuk menuju jalan kehidupan yang hakiki.aminn ya robbill 'alaminn

Friday, February 25, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Mutiara cinta

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan
apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai
perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu
objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang sangat kita cintai
 itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir..Selamat membaca Dan memahami arti cinta

Thursday, February 24, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Puisi-puisi Kahlil Gibran Tentang Waktu, Cinta dan Persahabatan

WAKTU

Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.

Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.

Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.




PERSAHABATAN

Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.


CINTA

mawarAKU bicara perihal Cinta????…
Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia

kan menyalibmu.
Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.
Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.
Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.

Monday, February 21, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Cinta bersilaturahmi sesama

Setiap apa yang kta lakukan akan kembali pada kita sendiri.begitu jga dengan mencintai,kalau kta mencintai dngan sepnuh hati..kta akan di cintai oleh orang dengan sepenuh hati jga...begitu juga dengan Allah,kalau kita mencintai dengan sepnuh hati kita,Allah akan selalu ada buat kita.percayalah apapun yang kita minta Allah akn berikan semua nya kepada kita.sebagai mana kita juga..klau kita lakukan hal yang baik ke pada kita pasti kita akan senang pada orang yang telah berbuat baik pada kita.kalau kita udah merasa senang.apa yang di minta nya insyallah kita akn.berikan juga kan...?begitu juga hal nya dengan Allah....jadi berkasih sayaang lah sesama kita,karna orang yang suka menjalin silaturahmi ia akan di tambah kan rezekinya.....Amiin ya robball'alamin..

Thursday, February 17, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

ARTI KEAGUNGAN CINTA

Cinta itu seperti kupu-kupu.
Tambah dikejar, tambahlari.
Tapi kalau dibiarkan terbang,
dia akan datangdisaat kamu tidak mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikinsedih,
tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepadaseseorang yang menghargainya.
Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang \"sempurna\"bagi seseorang.
Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
Cinta bukan \"Ini salah kamu\", tapi \"Ma\'afkan aku\".
Bukan \"Kamu dimana sih?\", tapi \"Aku disini\".
Bukan \"Gimana sih kamu?\",tapi \"Aku ngerti kok\".
Bukan \"Coba kamu gak kayak gini\",tapi \"Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya\".
Jangan pernah bilang \"I love you\" kalau kamu tidakperduli.
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal ituakan menghancurkanhatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamulakukan hanya berbohong.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada oranglain
adalah membiarkannya jatuh cinta,
sementara kamutidak berniat untuk menangkapnya...!
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur
berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun
berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama
kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama
lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu
inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang
berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan
dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.
Caranya jatuh cinta: jatuh tapi janganterhuyung-huyung,
konsisten tapi jangan memaksa,
berbagi dan jangan bersikap tidak adil,
mengerti dancobalah untuk tidak banyak menuntut,
sedih tapi janganpernah simpan kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang
berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi
kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagiabersama kamu.
Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah denganseseorang.
Lebih menyakitkan apabila kamu dilupakanoleh kekasihMu
tapi cinta akan lebih menyakitkan lagiapabila seseorang yang kamu sayangi..,
tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.
Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan
seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa
dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan
banyak waktu untuk orang yang tidak pernahmenghargainya.
Kalau dia tidak \"worth it\" sekarang, dia tidak akan
pernah \"worth it\" setahun lagi ataupun 10 tahun lagi.
Biarkan dia pergi...
…sahabat sejati sahabat yg selalu mengrti setiap waktu...Renung kanlah sahabatku

Friday, February 11, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Mengais Keajaiban Cinta

Jika Anda memiliki anak pertama yang berumur 2.5 tahun, lahir setelah 17 tahun menikah, setelah Anda sembuh dari kemandulan. Anak Anda tersebut mengalami:
  • bermasalah dalam pembuluh darah di liver,
  • jantung berhenti berdetak selama 45 menit,
  • pendarahan hebat yang membuat jantungnya berhenti berdetak untuk yang kedua kali
  • pendarahan di liver, sembuh, pendarahan lagi berulang-ulang sampai 6 kali,
  • tumor dan radang otak,
  • radang ginjal,
  • radang pada selaput kristal yang mengitari jantung,
penyakit tersebut hadir silih berganti, terus menerus dalam waktu 6-8 bulan…, Apa yang Anda lakukan?
Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Arifi dalam bukunya ‘Jangan Takut Sakit’ (hal 111-117, penerbit Fawaid, -dengan sedikit penyesuaian) menuturkan sebuah kisah:

Dr. Abdullah bercerita,
“Ada seorang perempuan yang datang kepada saya dengan menyeret langkah-langkah kakinya, ia menggendong anaknya yang tersiksa oleh penyakit.
Ia adalah seorang ibu yang berusia mendekati empat puluh tahun. Ia memeluk anaknya yang masih kecil ke dadanya, seakan-akan anak tersebut adalah potongan tubuhnya. Kondisi anak itu memprihatinkan, terdengar satu dua tarikan nafas dari dadanya.
Saya bertanya kepada si ibu, ‘Berapa umurnya?’
Ia menjawab, ‘Dua setengah tahun.’
Kami melakukan pemeriksaan kepada anak itu, ternyata anak itu bermasalah dalam pembuluh-pembuluh darah di livernya.
Kami segera melakukan tindakan operasi kepadanya, dan dua hari setelah operasi, anak itu sudah sehat. Sang ibu pun tampak gembira dan riang.
Ketika melihat saya, ia bertanya, ‘Kapan anak saya boleh pulang dok?’
Tatkala saya hampir menulis surat keterangan pulang, tiba-tiba anak kecil itu mengalami pendarahan hebat di tenggorokannya, sehingga menyebabnya jantungnya berhenti berdetak selama 45 menit.
Kesadaran anak tersebut sudah hilang. Lalu para dokter berkumpul di dalam ruangannya. Beberapa jam telah berlalu, namun mereka tidak sanggup membuatnya tersadar.
Salah seorang teman saya segera mendatangi ibunya dan berkata kepadanya, ‘Kemungkinan anak Anda mengalami kematian otak (koma) dan saya mengira bahwa ia tidak memiliki harapan untuk hidup.’ Saya menoleh kepada teman saya tersebut sambil mencelanya karena ucapannya tersebut.
Lalu saya melihat kepada si ibu, demi Allah, perkataan teman saya itu tidak menambah selain ia mengucapkan, ‘Penyembuh adalah Allah, Pemberi kesehatan adalah Allah.’
Kemudian ia terus menerus membaca, ‘Saya memohon kepada Allah jika ada kebaikan pada kesembuhannya, maka sembuhkanlah ia.’
Setelah itu ia diam dan berjalan menuju sebuah kursi kecil, lalu duduk. Kemudian ia mengambil mushaf kecilnya yang berwarna hijau dan membacanya.
Para dokter pun keluar, saya juga keluar bersama mereka. Saya berjalan melewati anak itu, kondisinya belum berubah, sesosok tubuh yang terbujur kaku laksana mayat di atas tempat tidur putih. Lalu saya menoleh kepada ibunya, keadaannya juga masih tetap seperti sebelumnya.
Satu hari ia membacakan Al-Qur’an kepada anaknya; satu hari membacanya dan satu hari setelannya mendoakannya. Beberapa hari kemudian, salah seorang perawat perempuan memberitahu saya bahwa anak itu sudah mulai bergerak, saya langsung memuji Allah.
Saya berkata kepada si ibu, ‘Wahai Ummu Yasir, saya sampaikan kabar gembira kepada Anda bahwa keadaan Yasir mulai membaik.’
Ia hanya mengucapkan satu ucapan sambil menahan air matanya, ‘Alhamdulillah, Alhamdulillah.’
Dua puluh empat jam kemudian kami dikejutkan dengan kondisi si anak, ia kembali mengalami pendarahan hebat seperti pendarahan sebelumnya, dan jantungnya berhenti berdetak untuk kedua kalinya.
Tubuhnya yang kecil kelihatan lelah, gerakannya telah hilang. Salah seorang dokter masuk untuk melihat kondisinya secara langsung, lalu saya mendengarnya berucap, ‘Mati otak.’
Sang ibu terus menerus mengulang-ulang, ‘Alhamdulillah, atas setiap keadaan, penyembuh adalah Allah.’ Beberapa hari kemudian, anak itu sembuh kembali. Namun, baru berlalu beberapa jam, ia kembali mengalami pendarahan di dalam livernya, lalu gerakannya berhenti.
Beberapa hari kemudian ia sadar lagi, lalu kembali mengalami pendarahan baru, kondisinya aneh, saya tidak pernah melihat kondisi seperti itu selama hidup saya, pendarahannya berulang-ulang hingga enam kali, sedangkan dari lisan ibunya hanya keluar ucapan, ‘Segala puji bagi Allah, Penyembuh adalah Rabb-ku, Dia-lah Penyembuh.’
Setelah beberapa kali pemeriksaan dan pengobatan, para dokter spesialis batang tenggorokan berhasil mengatasi pendarahan, Yasir mulai bergerak-gerak lagi. Tiba-tiba, Yasir kembali diuji dengan bisul besar (tumor) dan radang otak.
Saya sendiri yang memeriksa keadaannya. Saya berkata kepada ibunya, .’Keadaan anak Anda mengenaskan sekali dan kondisinya berbahaya.’ la tetap mengulang-ulang ucapannya, ‘Penyembuh adalah Allah’
la mulai membacakan Al-Qur’an kepada buah hatinya. Setelah dua minggu, tumor itu tetap ada. Dua hari kemudian, anak tersebut mulai sembuh, kami memuji Allah karenanya.
Sang ibu bersiap-siap untuk pulang, namun satu hari kemudian, tiba-tiba anak tersebut mengalami radang ginjal parah yang dapat menyebabkan gagal ginjal kronis dan hampir menyebakan kematiannya.
Sementara si ibu tetap berpegang teguh, bertawakal dan berserah kepada Rabb-nya serta terus mengulang-ulang, ‘Penyembuh adalah Allah.’ Lalu, ia kembali ke tempatnya dan membacakan Al-Qur’an kepada anaknya.
Hari-hari berlalu, sedangkan kami terus berusaha memeriksa dan mengobati secara maraton hingga berlangsung sampai tiga bulan, kondisinya pun membaik, segala puji hanya bagi Allah.
Akan tetapi, kisah ini belum berhenti sampai di sini saja, si anak kembali diserang penyakit aneh yang belum pernah saya kenal selama hidup.
Setelah empat bulan, ia terserang radang pada selaput kristal yang mengitari jantung, sehingga memaksa kita untuk membuka sangkar dadanya dan membiarkannya terbuka untuk mengeluarkan nanah.
Ibunya hanya melihat kepadanya sambil berucap, ‘Saya memohon kepada Allah agar menyembuhkannya, Dia adalah penyembuh dan pemberi kesehatan.’ Lalu, ia kembali ke kursinya dan membuka mushafnya.
Terkadang saya melihat kepada ibu tersebut, sementara mushaf ada di depannya, ia tidak menoleh ke sekelilingnya. Kemudian saya masuk ke ruang refreshing, maka saya melihat banyak pasien dengan berbagai penyakit dan para penunggu mereka.
Saya melihat sebagian dari para pasien tersebut berteriak-teriak dan yang lainya mengaduh-aduh, sedangkan para penunggunya menangis, dan sebagian dari mereka berjalan di belakang para dokter.
Sementara ibu itu tetap berada di atas kursinya dan di depan mushafnya, tidak berpaling kepada orang yang berteriak dan tidak berdiri menghampiri dokter serta tidak berbicara dengan seorang pun.
Saya merasa bahwa ia adalah gunung, setelah berada selama enam bulan di ruang refreshing. Saya berjalan melewati anaknya, saya melihat matanya terpejam, tidak berbicara dan tidak bergerak, dadanya terbuka.
Kami mengira bahwa ini merupakan akhir kehidupannya, sedangkan sang ibu tetap dalam keadaannya, membaca Al-Qur’an. Seorang penyabar yang tidak mengeluh dan tidak mengaduh.
Demi Allah, ia tidak mengajak saya bicara dengan sepatah katapun dan tidak pula bertanya kepada saya tentang kondisi anaknya. Ia hanya berbicara setelah saya mulai mengajaknya bicara tentang anaknya tersebut.
Adapun usia suaminya sudah lebih dari empat puluh tahun. Terkadang suaminya menemui saya di dekat anaknya, ketika ia menoleh kepada saya untuk bertanya, istrinya menarik tangannya dan menenangkannya serta mengangkat spiritnya dan mengingatkannya bahwa sang Penyembuh adalah Allah.
Setelah berlalu dua bulan, keadaan anak tersebut sudah membaik, lalu kami memindahkannya ke ruangan khusus anak-anak di rumah sakit, kondisinya sudah mengalami banyak kemajuan.
Keluarganya pun mulai membiasakan kepadanya berbagai jenis terapi dan pelatihan. Setelah itu, anak tersebut pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki, ia melihat dan berbicara seakan-akan ia tidak pernah tertimpa sesuatu sebelumnya.
Maaf, kisah menakjubkan ini belum selesai, karena satu setengah tahun kemudian, ketika berada di ruang kerja saya, tiba-tiba suami wanita itu masuk menemui saya, sedangkan di belakangnya istrinya menyusulnya sambil menggendong bayi kecil yang sehat.
Ternyata si anak kecil itu sedang diperiksakan secara rutin di RS tersebut, mereka datang kepada saya untuk menyampaikan salam.
Saya bertanya kepada si suami, ‘Masya Allah, apakah bayi kecil ini adalah anak yang keenam atau ketujuh di dalam keluarga Anda?’ Ia menjawab, ‘Ini yang kedua, dan anak pertama kami adalah anak yang Anda obati setahun yang lalu. Ia merupakan anak pertama kami yang lahir setelah tujuh belas tahun kami menikah dan sembuh dari kemandulan.’
Saya menundukkan kepala, dan langsung teringat dengan gambaran ibunya ketika sedang menunggui anaknya. Saya tidak mendengar suara yang keluar darinya dan tidak melihat tanda kegelisahan pada dirinya.
Saya mengucap di dalam hati, ‘Subhanallah.’ Setelah tujuh belas tahun bersabar dan mencoba berbagai terapi kemandulan, lalu diberi rezeki dengan seorang anak laki-laki yang dilihatnya mati berkali-kali di hadapannya.
Akan tetapi, wanita tersebut hanya berpegang teguh pada kalimat ‘Laailaaha illallaah’ dan keyakinan bahwa Allah adalah Dzat Penyembuh dan Pemberi kesehatan. Subhanallah! Betapa besar tawakkal dan keimanan yang dimiliki wanita itu.”

Kisah di atas, meski bukan kisah para ulama, namun merupakan kisah nyata yang terjadi pada zaman kita.
Dimana posisi kita dibandingkan ibu dalam kisah tersebut?
Ya Allah, berilah kami kemudahan untuk bersabar, tawakkal, dan benar-benar berserah diri kepada-Mu, dalam setiap waktu, setiap keadaan, dan setiap tempat. Amiin.

Wednesday, February 9, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Kumpulan arti cinta.

Kumpulan arti cinta.

Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat brjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan “saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.
Cinta adalah memberikan kasih sayang bukannya rantai. Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. CInta indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci juga amat tipis tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih ringan.
Cinta itu perasaan seseorang terhadap lawan jenisnya karena ketertarikan terhadap sesuatu yang dimiliki oleh lawan jenisnya (misalnya sifat, wajah dan lain lain). Namun diperlukan pengertian dan saling memahami untuk dapat melanjutkan hubungan, haruslah saling menutupi kekurangan dan mau menerima pasangannya apa adanya, tanpa pemaksaan oleh salah satu pihak. Berbagi suka bersama dan berbagi kesedihan bersama.
Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat, Menurut saya pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebihb aik daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan ke-egoisan kita yang hanya menginginkan enaknya buat kita dan ndak enaknya buat kamu. TIPS; untuk mengawetkan cinta dibutuhkan PENGERTIAN!
Suatu perasaan terdalam manusia yangmembuatnya rela berkorban apa saja demi kebahagiaan orang yang dicintainya. Pengorbanannya itu tulus, tidak mengharap balasan. Kalau misalnya memberi banyak hadiah ke seseorang tapi dengan syarat orang itu harus membalasnya dengan mau jadi kekasihnya, itu bukan cinta namanya. CInta tidak bisa diukur dengan materi ataupun yang berasal dari dunia fana. Dan percayalah… cinta terbesar biasanya selalu datang dari ibu kandung, bukan dari pacar (sebab cinta pacar bisa luntur suatu saat atau setelah menikah kelak).
Cinta, membuat bahagia, duka ataupun buta. Cinta itu penuh pengorbanan, kepahitan, keindahan dan kehangatan. Cinta adalah sebuah keinginan untuk memberi tanpa harus meminta apa-apa, namun cinta akan menjadi lebih indah jika keduanya saling memberi dan menerima, sehingga kehangatan, keselarasan dan kebersamaan menjalani hidup dapat tercapai. CInta adalah kata yang memiliki banyak makna, bergantung bagaimana kita menempatkannya dalam kehidupan. Ai wa atatakai koto da.
Cinta itu bisa membuat orang buta akan segalanya hanya demi rasa sayang terhadap sang kekasih. Kita juga tau apa maknanya cinta itu. Cinta psti bisa membuat orang merasakan suka dan duka pada waktu yang sama ketika kita berusaha mendapat kebahagiaan bersama. Jadi bukanlah kebahagiaan untuk kita sendiri. Meskipun demikian kita jangan samapi salah langkah agar tidak menuju kesengsaraan. Lakukanlah demi orang yang kamu kasihi agar kau tidak merasa sia-sia tanpa guna. Karena hal itulah yang membuat hidup menjadi lebih hidup (Losta Masta).
Cinta adalah perasaan hangat yang mampu membuat kita menyadari betapa berharganya kita, dan adanya seseorang yang begitu berharga untuk kita lindungi. CInta tidaklah sebatas kata-kata saja, karena cinta jauh lebih berharga daripada harta karun termahal di dunia pun. Saat seseorang memegang tanganmu dan bilang ” Aku cinta kamu…” pasti menjadi perasaan hangat yang istimewa! Karena itu, saat kamu sudah menemukan seseorang yang begitu berharga buat kamu, jangan pernah lepaskan dia! Namun adakalanya cinta begitu menyakitkan, dan satu-satunya jalan untuk menunjukkan cintamu hanyalah merlekan dia pergi.
Cinta itu adalah sebuah perasaan yang tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan sang pemilik perasaan sekalipun. Jika kita sudah mengenal cinta, kita akan menjadi orang yang paling berbahagia di dunia ini. Akan tetapi, bila cinta kita tak terbalas, kita akan merasa bahwa kita adalah orang paling malang dan kita akan kehilangan gairah hidup. Dengan cinta, kita bisa belajar untuk menghargai sesama, serta berusaha untuk melindungi orang yang kita cintai, apaun yang akan terjadi pada kita. Ai ga kirei’n da!
Cinta merupakan anugerah yang tak ternilai harganya dan itu di berikan kepada makhluk yang paling sempurna, manusia. Cinta tidak dapat diucapkan dengan kata-kata, tidak dapat dideskripsikan dengan bahasa apaun. Cinta hanya bisa dibaca dengan bahasa cinta dan juga dengan perasaan. Cinta adalah perasaanyang universal, tak mengenalgender, usia, suku ataupun ras. Tak perduli cinta dengan sesama mansuia, dengan tumbuhan, binatang, roh halus,ataupun dengan Sang Pencipta. Lagipula, cintaitu buta. Buta sama degnan meraba-raba. Jadi… cinta itu meraba-raba…(^o^)/… meraba-raba isi hati yang dicinta…

Tuesday, February 8, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

MAKNA CINTA KEHIDUPAN

(13) PEDOMAN HIDUP
Setiap insan sepanjang garis sejarah berada dalam pilihan titian
fujuurahaa atau wataqwaaha, dan semuanya tersaji karena
warna pilihan pedoman hidup yang menyelimuti pencinta.
Hakikat pedoman hidup bagi sang fitrah yang sanggup menyusup
memberikan sinar cahaya matahari abadi di lubuk hati
pikiran terdalam hanyalah Al Furqan.
Al Furqan bagai  istana yang memiliki sejuta pintu kebahagiaan
bagi setiap insan untuk memasukinya tanpa batas waktu
dan batas-batas diferensiasi-stratifikasi pencinta.
Al Furqan merindukan setiap insan yang hadir untuk tenggelam
disamudra hikmahnya tanpa busana penipuan diri pencinta.
Al Furqan bagaikan kurir yang sanggup menyajikan senyum cinta
abadi dengan beragam metode yang disukai pencinta, diapun bersumpah
akan setia membela pencinta di hadapan Pencinta jika
dia dijadikan sumber mata air pencari kebajikan diri.
Al Furqan bagaikan samudra hidup, luas, dalam dan tak bertepi,
dia pemberi roh dari Pencita untuk pencinta dalam
mengekspresikan sejuta  potensi dan kreativitas diri
Al Furqan akan menjadi senjata pamungkas, mata air kehidupan,
lentera suci, mercusuar-mahkota kemuliaan, apabila
pencinta meyakini dan ikhlas di garis  cintanya.
Ingatlah! Kami turunkan dia tahap demi tahap karena garis hidupmu
evolusionis, semuanya agar menjadi obat penawar gejolak
hati dan pikiranmu dalam meraih Kasih-Ku, tapi
dia tak berarti bagi  pencinta durjana.
Malang, Desember 2009.

(14) KETULUSAN


Dikala tangan kanan menjamah makna hidup, tangan kiri tak
merasakan gairahnya, itulah makna ketulusan.
Dikala karya tersaji di meja hidangan mata tak ingin melihat,
dikala prestasi puncak tergenggam selangkahpun tak
ingin menuju panggung juara, itulah ketulusan.
Kerelaan warna pengembaraan jiwa-raga pencinta yang
mengkikis bahagia atau derita tak tersisa demi
meraih Cahaya Kasih Pencinta, itulah hakikat ketulusan.
Kejujuran bagaikan buah mahkota ketulusan dan ketulusan adalah
sirnanya ambifalensi jiwa-raga dalam pengembaran cinta.
Dikala ambifalensi cinta bersemayam di lubuk  hati meskipun
hanya setitik, pencinta akan mewarnai sudut demi
sudut karyanya penuh noktah nafs kehinaan
Ingatlah! Ketulusan adalah salah satu kegaiban rahasia
Sang Pencinta, Dia akan titipkan ketulusan itu di sudut
lubuk hati setiap pencinta yang Dia Cintai.
Malang, Desember 2009
(15) DERITA HIDUP
Hakikat hidup kadang menjelma bagai kematian, demikian juga
hakikat kematian sejatinya adalah kehidupan sejati.
Ketika hidup tidak berdaya untuk singgah di kampung halaman
cinta Kekasih, itulah kematian hidup yang tak bermakna.
Wujud perjuangan pembebasan diri dari keterkungkungan segala
sudut ruang dan waktu dengan pola penuh energi nafs yang
terbingkai oleh kenikmatan maya itulah derita hidup.
Derita hidup hakikatnya tidak menyuguhkan makna rendahnya
segala atribut status elit yang melekat di tengah pusparagam,
tetapi bersentuhan dengan mind, self dan qalb yang tidak
sanggup mengabdi di istana Pencinta Abadi.
Punya mata tak mampu melihat segala warna kebajikan cinta-Nya,
punya telinga tak berdaya mendengar semua nyanyian suci
dari langit cinta-Nya, punya hati tak sanggup mengenali
diri untuk menyelam di kedalaman samudra cinta
Kekasih, itulah derita hidup tak kunjung usai.
Ingatlah!, Sepanjang hidupmu kan selalu bermandikan air mata
kesedihan bila kau tidak sanggup menyalakan cahaya hati
dan pikiran karena selalu melumuri sekujur
tubuhmu dengan air dan tanah.
Malang, Desember 2009
(16) HAKIKAT KESEDIHAN
Kebahagiaan dan kesedihan didesain bagai langit dan bumi, bagai
siang-malam dan bagai jiwa-raga dalam bingkai sejarah hidup.
Ketidakberdayaan wujud diri memaknai Kuasa Rabb dalam segala
makna dan realitas kesejarahan  itulah kesedihan.
Ketidakpahaman diri akan essensi qadha’ dan qadar dalam indahnya
warna pelangi dinamika insani itulah kesedihan sejati.
Ketidakmampuan diri menjaga rasa-karsa  untuk mewarnai bunga
cinta kehidupan terhadap cacian, hinaan dan fitnahan
dalam selimut Kekasih, itulah kesedihan.
Kebanggaan diri tak bertepi menjelajah nafas demi nafas dari pujian
dan sanjungan sesama itulah hakikat  kesedihan.
Kecintaan   yang terselimuti oleh ketidakpahaman makna kefanaan
realitas hidup dan pertanggungjawaban, itulah arti  kesedihan
Kesedihan bukan kemiskinan, bukan kegagalan, bukan pula derita
hidup, melainkan redupnya cahaya cinta dari pencinta tentang
makna cinta sejati di bawah cahaya Pencinta.
Ingatlah!, sedih dan bahagia menyatu pada tujuan dan fungsi
kehidupan untuk meraih ridha-Nya, karena sedih dan
bahagia sama-sama berpotensi mengangkat dan
menenggelamkan derajat pencinta di dua dunia.

selmat bergabung



Sunday, January 30, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

pencari cinta hakiki

9 Siti yang patut dijadikan Tauladan

>> Tuesday, December 7, 2010

1) Siti Khadijah
Beliau merupakan isteri Rasulullah s.a.w yg melahirkan anak2 Rasulullah, setia dan menyokong Rasulullah walaupun ditentang hebat oleh org2 kafir dan musyrik, menghantarkan makanan kpd Baginda ketika Baginda beribadat di Gua Hira'.


2) Siti Fatimah

Anak Rasulullah yg tinggi budi pekertinya. Sangat kasih dan setia kpd suaminya Ali karamallahu wajhah walaupun Ali miskin. Tidur berkongsikan 1 bantal dan kdg2 berbantalkan lengan Ali. Rasulullah pernah b'kata aku takkan maafkan kamu wahai Fatimah sehinggalah Ali maafkan kamu.


3) Siti A'ishah

Beliau isteri Rasulullah yg paling romantik. Sanggup berkongsi bekas makanan dan minuman dgn Rasulullah. Di mana Nabi s.a.w minum di situ beliau akan minum menggunakan bekas yg sama.


4) Siti Hajar

Isteri Nabi Ibrahim yg patuh kpd suami dan suruhan Allah. Sanggup ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim atas suruhan Allah demi kebaikan. Berjuang mencari air utk anaknya Nabi Ismail (Pengorbanan seorg ibu mithali).


5) Siti Mariam

Wanita suci yg mmg pandai menjaga kehormatan diri dan mempunyai maruah yg tinggi sehingga rahimnya dipilih oh Allah s.w.t utk mengandungkan Nabi Isa.


6) Siti Asiah

Isteri Firaun yg tinggi imannya dan tidak gentar dgn ujian yg dihadapinya drpd Firaun Laknatullah.


7) Siti Aminah

Wanita mulia yg menjadi ibu kandung Rasullullah. Mendidik baginda menjadi insan mulia.


8) Siti Muti'ah

Isteri yg patut dicontohi dan dijanjikan Allah syurga untuknya kerana setianya kpd suami, menjaga makan minum, menyediakan tongkat utk dipukul oleh suaminya sekiranya layanannya tidak memuaskan hati, berhias dgn cantik utk tatapan suaminya sahaja.


9 ) Siti Zubaidah

Wanita kaya dermawan yg menjadi isteri Khalifah Harun Al-Rashid. Sanggup membelanjakan semua hartanya utk membina terusan utk kegunaan org ramai hanya niat kerana Allah s.w.t.


“Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu saudaranya yang muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) maka gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun-daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih dilaut”
(H.R. Tabrani)



p/s: Lepas ni siapa yang bernama Siti, jagalah perangai korang elok2 eyh, jangan wat malu kaum~ hehe.. ^__^''''....,,,smangat''''....,,,,,

Friday, January 28, 2011

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

DiARy BiRu Zulmarwa

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita,
ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa.
Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia;
namun,harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan."

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan
menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya."

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah,
dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan
tanpa mengeluh."

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu-ragu."

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan ketika ia diperlukan."

"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,
susuk yang ia tampilkan,
atau bagaimana ia menyisir rambutnya.
Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,
kerana itulah pintu hatinya,
tempat dimana cinta itu ada."
     amiiin!!!!!!

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

UNTUK YANG TERCINTA

PESAN MORAL UNTUK ANAK BANGSA
” Anakku, lihatlah stupa di puncak candi itu, manis dan indah bukan? tetapi ketahuilah, bahwa stupa itu tak kan berada di puncak candi jikalau tidak ada batu-batu dasar yang mendungkungnya. itulah ibaratnya rakyat jelata, itulah gambaran para budak dan hamba sahaya para raja. Oleh sebab itu, jikalau Tuhan memang mentakdirkan dirimu menjadi raja, janganlah kau lupa kepada rakyat jelata yang menaikkan dirimu ke atas puncak dari segala puncak kemegahan kerajaan warisan nenek moyangmu. Cintailah dan hargailah sesamamu, terutama rakyatmu yang menderita dan memerlukan uluran tanganmu”.
“Ayah dan bunda, mohon ampun bila keputusan saya tak sesuai dengan keinginan ayah-bunda, namun demi pertimbangan kemanusiaan: saya berkeberatan untuk menerima mahkota dan singgasana kerajaan”.
“Bagi saya tidaklah penting siapa yang duduk di atas singgasana dan menjadi raja, sebab kunci pelepas kesengsaraan kaum pribumi, yaitu seluruh bangsa kita tidak terletak pada soal: siapa yang menjadi raja, namun jawaban atas satu pertanyaan: siapakah yang mau berjuang membebaskan bangsa kita dari kemiskinan, kebodohan, keruwetan dan segala permasalahan ini”.

itemprop='blogPost' itemscope='itemscope' itemtype='http://schema.org/BlogPosting'>

Surat Cinta Buat Isteriku

Oleh : Pahrol Mohamad Juoi* Editor : NuurZaffan
Ke ribaan isteriku yang tersayang…
 
Sayang, aku tenang di sini kerana ku yakin kau telah menerima hakikat ini dengan tabah dan bijaksana. Hentikan tangisanmu di sana. Demi ketenanganku di sini. Yakinlah, perpisahan sebenar bukan kerana jaraknya destinasi. Tetapi oleh retaknya hati.

Perpisahan ini, insya-Allah akan menyuburkan cinta… sekiranya kita menerimanya sebagai satu didikan Allah. Yakinlah, kita akan bertemu dalam suasana yang lebih indah dan manis. Perpisahan ini adalah mahar buat saat yang indah itu.

Semoga perpisahan ini menguatkan jiwaku. Tiadalah ubat jiwa yang paling mujarab kecuali mencintai Allah. Dan dengan cinta itu nanti semuga kita saling menyintai kerana Allah – cinta yang lebih suci.

Kita dipaksa berpisah untuk “dijemput” ke daerah tauhid dan syariat-Nya. Selama ini kita terlalu banyak berlakon-lakon dan bermain-main dengan pelbagai alasan dan kemalasan. Aku pasrah dengan “paksaan” ini walaupun suntikannya terlalu sakit, ubatnya pahit.

Sayangku,
Hadapilah kenyataan yang sudah termaktub sejak azali ini. Kesedihan dan air mata tidak akan meredakan hati apalagi menyelesaikan masalah. Aku sentiasa berdoa untukmu.

Ya Allah…
Ampunilah dosa-dosa isteriku dan memaafkan semua kesalahannya. Kuatkanlah iman dan taqwanya… dengan Kau suburkan selalu dihatinya rasa hina, berdosa, jahil, lemah, miskin, berharap terhadap-Mu.

“Ya Rahim…
Berilah dia kekuatan dan kesabaran dalam mendidik anak-anak kami. Agar ditangannyalah nanti tertempa zuriat yang soleh dan solehah. Bimbinglah kemarahannya, kebijaksanaannya, kesabarannya, kelembutannya, hukumannya dan segala-galanya dengan seimbang, agar dia terdidik untuk mendidik.”

“Ya Rahman…
Maniskanlah akhlak isteriku semanis wajahnya. Hiasilah kata-kata dari lidahnya dengan kebenaran dan kelembutan, seperti Kau telah hiasi matanya dengan kecantikan. Berilah kecantikan dan keindahan hakiki dengan limpahan taqwa yang sejati.”

“Ya Rabbi…
Lembutkan hati isteriku agar mudah ia mengadu-ngadu pada-Mu. Lenturlah jiwanya agar ia mudah merayu-rayu dan meminta-minta pada-Mu. Haluskanlah perasaannya agar dia mampu menangis dan merintih-rintih pada-Mu. Hancur dan remuk-redamlah dirinya dalam menerima didikan-Mu kerana di situlah pengiktirafan dia sebagai hamba-Mu.”

Sayang,
Ramai pasangan berpisah kerana putus cinta. Namun lebih ramai yang terpisah kerana terlalu cinta. Bila cinta makhluk membelakangi cinta Allah, maka cinta itu akan kehilangan daya untuk bercinta sesamanya. Ia akan layu, kesepian dan keseorangan. Pada cinta yang ilusi begini… pertemuan adalah perpisahan. Tapi bila cinta itu cinta hakiki, berpisahkanpun masih bertemu.

Justeru, perpisahan ini untuk menyelamatkan. Perpisahan ini adalah mehnah yang akan menguatkan kembali ikatan perkahwinan. Ia adalah satu “reaksi berantai” kepada semua yang ada ikatan dengan kita. Agar semuanya bergantung dengan ALLAH semata. Jangan kita bergantung dengan selain-Nya.

Makhluk yang terhubung atas nama suami, isteri, ibu, bapa, anak, adik, abang, kakak, saudara, sahabat atau apa sahaja akhirnya akan pergi jua. Sesungguhnya, perpisahan adalah cara Allah “mencantas” pergantungan hati kita dengan yang bernama suami, isteri, ibu, bapa, anak dan saudara.

Hakikatnya saat itu pasti tiba. Mati boleh terjadi bila-bila. Ketika itu jika hati tidak bersedia… pedih dan sakitnya tentu terlalu. Mungkin hilang kewarasan, mungkin luntur semangat, kecewa untuk meneruskan hidup. Dan paling khuatir, terhakis iman, tercalarnya tauhid.

Sayang… bergantunglah pada Allah kerana hubungan kita dengan-Nya tidak akan dipisahkan istilah janda, duda dan yatim. Sedangkan hubungan kita sesama manusia tidak dapat tidak, pasti diputuskan oleh MATI. Justeru… anggaplah perpisahan ini satu persediaan untuk menghadapi saat mati yang sudah pasti datang.

Syukur … kerana dahulu pernah aku terlintas, bagaimana nanti kalau kalau salah seorang daripada kita dipanggil pulang oleh Allah? Apakah ketika itu hati akan redha? Ah, lantaran benci merasainya, fikiran dikunci daripada memikirkannya…. Padahal itu sudah pasti. Oh! Tuhan, benci betul rupanya kita kepada mati.

Angkuh betul kita dengan ‘milik’ pinjaman Allah ini. Seolah-olah isteri, suami, anak-anak dan lain-lain itu benar-benar kepunyaan kita. Terlalu berat untuk memulangkannya. Sebab ‘memulangkannya’ bererti berpisah!

Tidak sanggup kita “pulangkan” kembali bila tarikh pulangnya sudah tiba. Kini, alhamdulillah, pinjaman itu dipinta kembali oleh Allah buat sementara… aku diserahkan kembali olehmu, dan kau diserahkan kembali olehku kepada-Nya.

Didikan ini sangat mahal harganya. Inilah intipati iman kita kepada satu ayat Quran yang sangat pendek:
“Sesungguhnya kita kepunyaan Allah, dan kepada Allah kita akan dikembalikan.”
Bersedialah untuk menghadapi yang terburuk akibat perpisahan ini. Namun jangan sekali-kali terputus dari berharap sesuatu yang terbaik.

Doaku dan doamu pasti dicelahi oleh rasa bimbang takut-takut tidak diperkenankan tetapi padamkanlah segalanya dengan satu keyakinan bahawa ia pasti diperkenankan. Amin. Yang penting… bukan diperkenankan atau tidak, tetapi semoga Allah tingkatkan kesabaran, keimanan dan tawakal kita menghadapi apa jua takdir-Nya.

Isteriku, jangan dipinta ringankan ujian, tetapi pintalah ‘beratnya’ iman untuk menghadapi ujian itu!... . . .suxses teman-teman.!!!!

 

 
cinta yang hakiki powered by blogger.com
Design by Simple Diamond Blogger Templates